You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Volume Sampah di Jakpus Tereduksi Hingga 35 Persen
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Volume Sampah di Jakpus Tereduksi Hingga 35 Persen

Volume sampah di Jakarta Pusat yang dibuang menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) berkurang hingga 35 persen sejak bank sampah diperbanyak.

Kita targetkan setiap RW bisa ada bank sampah

Sebelumnya, sekitar 4.500 meter kubik sampah langsung dibuang ke TPA setiap hari. Namun, saat ini 1.600 meter kubik berhasil direduksi melalui bank sampah.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Pusat, Bakwan Ferizan Ginting mengatakan, jumlah bank sampah di wilayah kerjanya sudah mencapai sekitar 400-an. Bank sampah akan diperbanyak lagi agar sampah yang dibuang menuju TPA semakin berkurang.

Pemkot Jakbar Salurkan 8 Truk Khusus untuk Bank Sampah

"Sebuah kota yang berhasil mengelola sampah terlihat dari sedikitnya reduksi sampah yang tersisa," ujarnya di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Rawa Sari, Senin (6/3).

Dijelaskan Bakwan, pengolahan dan pemilahan sampah harus dibudayakan oleh seluruh masyarakat. Sehingga, sampah yang masih bernilai ekonomis bisa didaur ulang dan dimanfaatkan.

"Kita targetkan setiap RW bisa ada bank sampah," tuturnya.

Sementara di TPST Rawasari, menurutnya, sudah dilakukan pengolahan untuk sampah organik. Bahkan, setiap bulannya ada sekitar 100 karung sampah organik yang berhasil diolah dan dijual.

"Mereka sudah kemas mulai dari ukuran 3-30 kilogram dan banyak pembelinya. Makanya, penambahan bank sampah tetap jadi prioritas kita," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2057 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1033 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye930 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye928 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye809 personNurito